Wednesday, February 14, 2018

FOLLOW THE CHILD

"Sepertinya Kakak lebih senang main di outdoor deh, Yah! Daripada main buatan ibunya." Saya mengadu pada suami melalui sambungan telepon genggam.

Sebagai pasangan suami istri yang sedang menjalani Long Distance Marriage, komunikasi adalah hal yang paling penting. Apalagi sejak punya anak, memberikan informasi mengenai tumbuh kembang si Kakak itu sudah menjadi santapan setiap hari. Seperti hari ini, saya menceritakan polah Kak Umar yang lebih suka bermain sesuka hatinya. Follow the child, begitulah nasihat yang sering saya dengar dan coba untuk menerapkannya.

Saya tidak memaksa Kak Umar untuk betah memasukkan kelereng ke dalam botol. Belum penuh terisi, dia sudah menuangkannya kembali ke dalam wadah. Sesekali dia mengambil sendok plastik yang ada di sampingnya, kemudian memasukkan kelereng dengan bantuan sendok plastik.

"MasyaAllah! Good job, Kakak!"

Saya tahu dia sudah berusaha keras. Mampu konsentrasi penuh selama satu menit memasukkan kelereng ke dalam botol adalah hal yang luar biasa baginya. Mengingat dia lebih suka bermain di alam bebas dan menjelajahi apapun yang dia suka.

Pantai. Ya, pantai adalah salah satu tempat bermain favoritnya. Karena itu saat saya melaporkan perkembangan anak kami, suami berniat mengajak kami ke pantai.

"Istriku mau nyusul Mas? Kalau Mas yang pulang sepertinya kurang memungkinkan. Tapi kalau istriku yang ke sini, kita bisa bersama dua hari, bisa ke pantai!"

Dua hari meskipun waktu yang singkat tapi terasa spesial untuk kami. Suami saya memang sedang disibukkan dengan persiapan pindah kerja. Alhasil, saya sepakat untuk menyusulnya dan itu menjadi salah satu moment yang tak terlupakan untuk kami.

Seperti dugaan saya, Kakak betah bermain dengan pasir pantai. Itu adalah salah satu hal yang sangat saya syukuri. Bagaimana tidak, karena masih banyak anak seusia kakak yang jijik bahkan takut memegang atau bersentuhan dengan pasir pantai. Saya memang tidak begitu sering memakaikan kaos kaki pada kaki mungilnya. Agar kemampuan indra perabanya cepat terasah dengan dia merasakan berbagai macam tekstur permukaan.

Saya sadar bahwa tumbuh kembang setiap anak tidak bisa disamakan. Tetapi, ada checklist indikator perkembangan yang berguna untuk mengamati tumbung kembang anak. Cukup itu yang saya jadikan panduan. Bila indikator si Kakak belum tertandai, maka perlu distimulasi terus menerus.

Paling penting dari itu semua adalah si Kakak bermain dengan bahagia. Melihat matanya berbinar - binar saat melakukan apa yang dia suka itu lebih dari cukup. Saya yakin dia sedang belajar dari apa yang telah dicobanya.

"Teruslah bahagia, Kak!"

Sunday, August 27, 2017

ISTRI MEMECAHKAN GUCI MAHAL, INI YANG DILAKUKAN SUAMINYA

  No comments    
categories: 

Suatu waktu sepasang suami istri sedang berbelanja, tetiba istri ngambek dengan suami, masalah sepele namun sang istri membesar-besarkannya. Istri kesal dengan meninggalkan suami dan barang belanjaan, kemudian pergi berkeliling mencari barang yang dicari.

Saat mau ke kasir, istri lewat dimana suami dan barang belanjaan ditinggalkan, ternyata suami masih menunggu di tempat yang sama padahal cukup lama ditinggal istri. Ya Allah, istrinya merasa bersalah dan terharu. Suaminya tidak marah, justru sangat mengkhawatirkan istrinya. Namun istri yang dikhawatirkan egonya cukup tinggi hingga enggan meminta maaf. Bahkan digandeng pun tidak mau. Singkat cerita, saat suami mengajak memilih barang, istri menolak (lagi) dan membiarkan suami memilih barang sendiri lalu berkeliling melihat barang.

Allah marah pada istri yang tidak tahu diri itu. Kerudung besar yang dipakainya sehari-hari menyenggol guci mahal di swalayan itu. Praaaang. Semua mata tertuju pada wanita berkerudung besar itu. Matanya mulai berkaca-kaca. Bukan karena melihat label harga guci itu. Tapi karena malu pada kerudungnya, malu pada suaminya dan tentu malu pada RabbNya. Saat sang suami mengetahui bahwa yang memecahkan guci istrinya, segeralah menghampiri istrinya untuk memeluk dan menenangkannya.

Sekali lagi suaminya tidak marah. Dan lagi-lagi sang istri meninggalkan suaminya, bukan lagi karena kesal namun karena malu dan tidak sanggup melihat wajah suaminya. Dia pergi keluar dari swalayan dan mencari masjid. Sambil berjalan kaki sang istri menangis sesenggukan hingga panggilan telepon dari suami terabaikan. Setelah menemukan masjid barulah dia memberitahukan posisinya berada itupun tadinya sang istri meminta jangan mencarinya. Tapi sang suami dapat cepat menebak posisi istri lalu menjemputnya dan menyempatkan diri membelikan salad buah kesukaan istri.

Masya Allah. Sungguh beruntung istri tersebut mendapatkan suami yang baik hati dan akhlaqnya. Ini bukan cerita fiksi meski terkesan drama banget. Ini kisah nyata bahwa taat pada suami banyak tantangannya, seringkali kalah dengan ego tapi bila Allah hadiahkan Jannah, tak maukah sedikit mengalah?

Monday, February 6, 2017

SWEET PEACH HOUSE, HUNIAN IDAMAN SHABBY LOVER

Minggu kemarin Lombok, tepatnya Aikmel (aik = air, mel = dingin) lagi super duper dingin banget. Biasanya udah dingin, ketambahan hujan angin jadi tambah - tambah dinginnya. Kata paksu, dinginnya Gn. Rinjani merayap ke Aikmel plus angin super kenceng dari Samudra Hindia, iyakah? Iyain aja haha 😂

Efek cuaca bikin nggak bisa kemana - mana dan ada mamak yang kekeuh gitu pengen jalan - jalan. Akhirnya di suatu siang, saat jemuran mulai kering, doa mamak itu dikabulkan. Yeay paksu acc buat TRAVELING DADAKAN. Dan karena sebelumnya ngikutin ignya Ibook Kirana @retnohening jadi dapet referensi penginapan yang cozy dan lagi ngehits di Lombok.

Capcus kontak empunya dan ternyata ramah banget hihi. Alhamdulillah pas ada room kosong jadi rezeki bangetlah. Mana deket Senggigi lagi cuma 10menitan, kan si mamak ngidam pengen liat sunset. Meski akhirnya nggak bisa liat sunset, agak mendung juga, tapi udah puas nemu homestay yang homey banget, feels like home gituh.

Sweet Peach House namanya. Hunian idaman para shabby lover. Hampir semua spot yang ada di rumah instagramable. Betah banget deh di sana, rasanya nggak pengen pulang haha. Yang mau ke Lombok dan nyari homestay yang beda dari biasanya, SPH recommended banget. Thankyou @sweetpeachouse for create a moment.

Review lengkapnya bisa cek di . Akhirnya ngeblog lagi setelah sekian lama, dianggurin 😂

Monday, April 25, 2016

HAPPY FIRST WEDDING ANNIVERSARY

Saat ditanya perihal pengalaman kesiapan nikah.

Sungguh aku belum siap menikah, namun aku sudah mempersiapkan saat itu jauh-jauh hari.

Persiapan tak harus saat jodoh kita datang menjemput.

Namun jauh sebelum itu memang sudah harus dipersiapkan.

Karena ilmu menikah, sebagian didapat dari bekal orang yang sudah berpengalaman menikah, sebagiannya kita temukan sendiri dalam perjalanan pernikahan.

Yang nanti akan kita bagikan sebagai pengalaman untuk generasi penerus.

Meski baru satu tahun perjalanan pernikahan kami, semoga banyak berkah didalamnya.

Selamat satu pernikahan suami. Semoga engkau berkenan membimbing istrimu untuk lepas dari jahilnya ilmu.

Solo, 21 Februari 2016 pukul 09.00 WIB

RIZQI DARI ARAH TAK DISANGKA

Alhamdulillah nasi kotak @jameelacatering ini sesuatu banget. Usahanya di kudus, tapi yg pesen nggak cuma orang kudus aja. Dari Jakarta, Solo, Semarang, Kendal, Surabaya kalau butuh catering ngontaknya @jameelacatering.

Allah itu kalau mendatangkan rizqi buat hambaNya itu ga bisa disangka-sangka darimana datangnya.

Terimakasih Ya Allah, semoga rasa syukur ini tidak cepat membuat kami berpuas diri tapi bagaimana seharusnya kami bisa meningkatkan kualitas dan kenyamanan untuk para customer karena inilah bentuk syukur kami.

Terimakasih untuk para customer yang terus mensupport kami untuk menjadi lebih baik.

KETIDAKSENGAJAAN YANG DIRENCANAKAN

Hari ini temanya Europe From Your Perspective. Ternyata temanya tentang Eropa, iseng buka di gallery whatsapp, mencari gambar yang dikirim oleh seorang sahabat yang sedang menempuh pendidikan di negeri Kincir Angin.

Sejenak saya storytelling sama yang di perut. Nak, negara itu pernah ibu idamkan. Namun ibu belum mampu menjangkaunya sekarang. Kelak ibu ingin engkau menjelajah negara-negara2 yang di bumi Allah. Agar engkau mengetahui sejarah. Rihlah mu semata-mata untuk ibadah.

Tak ada yang akan ibu banggakan nak, bila engkau tidak menjadi anak yang sholeh, jadi investasi dunia dan akhirat. Nak ibu bukanlah wanita pintar tidak juga tegar tapi ibu terus belajar nak.